Kenali Penyakit Skizofrenia Beserta Gejalanya Yuk !


Istilah skizofrenia mungkin terdengar aneh bagi Anda. Skizofrenia adalah gangguan mental yang paling umum. Lebih dan 23 juta orang di dunia menderita skizofrenia. Gangguan mental ini lebih banyak menyerang pria daripada wanita, terutama pria muda. Salah satu yang akan dibahas kali ini adalah skizofrenia hebefrenik.

Mengenali Skizofrenia Hebefrenik

Salah satu jenis skizofrenia yang ada adalah skizofrenia hebefrenik. Tipe ini berkembang melalui perilaku liar atau bodoh, emosi yang kurang stabil, dan delusi dan halusinasi singkat. Skizofrenia hebefrenik juga dikenal sebagai skizofrenia tidak terorganisir.

Skizofrenia jenis ini sering mengubah perilaku ke arah primitif, kekanak-kanakan, dan tidak terstruktur. Skizofrenia hebefrenik biasanya dimulai sebelum usia 25 tahun. Pasien dengan skizofrenia hebefrenik juga menjadi tidak aktif (tidak diam) Gangguan berpikir mereka jelas dan kontak mereka dengan kenyataan buruk.

Gejala skizofrenia hebefrenik

Skizofrenia Ibrani adalah bentuk skizofrenia yang diterjemahkan dengan pola berpikir yang terganggu. Skizofrenia dianggap penyakit psikologis yang parah. Skizofrenia umumnya mempunyai gejala seperti berikut:

  • Delusi

Delusi adalah keyakinan yang salah tentang hal-hal yang tidak didasarkan pada kenyataan. Misalnya, Anda merasa dianiaya karena dilecehkan, Anda merasa dilecehkan oleh komentar negatif yang ditujukan kepada Anda, Anda merasa seperti orang lain berkencan dengan Anda.

  • Halusinasi

Halusinasi umumnya menyebabkan Anda mendengar atau melihat hal-hal yang tidak nyata. Tetapi bagi penderita skizofrenia, mereka memiliki kekuatan dan pengaruh penuh dari pengalaman normal. Halusinasi dapat terjadi dengan cara apa pun, tetapi mendengar suara adalah yang paling umum.

  • Pemikiran Tidak Terorganisir

Menurut para ahli, gangguan berpikir juga umumnya bersumber dari gangguan bicara. Komunikasi efektif apa yang dapat terganggu dan jawaban atas pertanyaan yang mungkin ingin Anda ketahui menjadi tidak relevan. Terkadang ucapan bisa mengandung kata-kata kalimat yang tidak bermakna dan sulit dipahami.

  • Perilaku motorik abnormal yang sangat tidak menentu

Kondisi ini memanifestasikan dirinya dalam berbagai cara, dari kebodohan kekanak-kanakan hingga kegembiraan yang tidak direncanakan. Perilaku ini tidak ditargetkan, sulit untuk dilakukan. dapat mencakup penolakan terhadap instruksi Perilaku, perilaku yang tidak pantas, kurangnya respons dari gerakan yang tidak berguna dan berlebihan.

  • Gejala Negatif

Ini mengacu pada penurunan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Misalnya, orang dengan masalah ini mungkin mengabaikan kebersihan pribadi mereka dan tampak kurang emosi (tidak melakukan kontak mata, tidak mengubah ekspresi wajah dari nada datar).

Selain itu, orang tersebut mungkin juga kehilangan minat dalam kegiatan sehari-hari, menarik diri dari masyarakat, atau tidak dapat bersenang-senang.

Tulisan ini dipublikasikan di Kesehatan dan tag , , . Tandai permalink.